Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Manajemen Uang Saku Mahasiswa Penerima KIP-Kuliah di Universitas Negeri Gorontalo
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku manajemen uang saku di kalangan mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Universitas Negeri Gorontalo. Sebagai kelompok penetrasi kebijakan bantuan biaya pendidikan, mahasiswa penerima KIP-Kuliah menghadapi tantangan asimetri antara keterbatasan dana bantuan dengan kompleksitas kebutuhan akademik dan biaya hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan instrumen kuesioner yang disebarkan kepada 30 responden melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara komprehensif menggunakan model regresi linear sederhana yang didahului dengan uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik normalitas melalui perangkat lunak SPSS. Temuan empiris menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku manajemen uang saku dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Hal ini membuktikan bahwa penguatan kognisi finansial berkorelasi linear terhadap efektivitas alokasi dana, pencatatan keuangan, dan kemampuan penundaan gratifikasi konsumsi. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa literasi keuangan merupakan determinan krusial dalam memitigasi risiko kegagalan finansial mahasiswa, sehingga diperlukan langkah strategis berupa edukasi keuangan terstruktur bagi penerima bantuan pemerintah guna menjamin stabilitas ekonomi selama masa studi.
Copyright (c) 2026 Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








